Cerita dari ‘Kawan’

Pagi itu jarum menunjuk pukul 7 lewat 5 menit. Seorang ibu tua tertatih tatih membawa barang bawaan menuju sebuah gerbong kereta. Aku gak tau mau kemana beliau pergi. Dalam hati ingin ku menolong, tapi posisiku yang ada diseberang jalur 3-4 stasiun Gambir menjadikan niat itu tak kesampaian.

Melihat semangat dan langkahnya aku pun bertanya dalam hati ini, “Masih bisakah aku berjalan seperti itu kelak?” Mungkin sepele. Tapi kelak kita semua akan menuju ke arah itu.

Semangat beliau memberikan pelajaran yang sangat indah. Dalam hidup semangat untuk mandiri harus dijaga. Karena tanpa itu kita tak dapat melangkah. Tak ada raut duka diwajahnya. Ketika pramugari kereta mempersilahkan masuk terlihat senyumnya mengembang.

Ya…. senyum akan membawa kebahagiaan dalam diri kita. Entah benar atau tidak dengan senyum satu pekerjaan menjadi ringan. Apa lagi dilengkapi dengan semangat insya allah semakin ringan perkerjaan yang kita lakukan. Semangat dan senyum adalah anugerah dari DIA YANG MAHA ADIL Amin

One response to “Cerita dari ‘Kawan’

  1. aku jadi teringat kepada seorang temanku yang hampir setiap hari selalu mengirimiku sms, agar aku selalu semangat & tersenyum dalam melalui hari2ku. terima kasih teman…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s